Jadi peneliti Why Not!!!

31 10 2006

Siapa bilang jadi peneliti itu membosankan, walau di Indonesia para peneliti belum terlalu dihargai, Tapi ya itulah peneliti hanya berorinetasi pada Ilmu penegtahuan, mereka tidak terlalu mangejar materi (bukan gak lho..), seandainya mereka di luar negeri pasti mereka sudah dibayar mahal banget!!! Sebelumnya seh rada gak percaya klo di indonesia juga ada peneliti, tapi setelah gw praktek lapang di lapan wah pikiran gw berubah, seandainya Indonesia lebih menghargai jasa mereka…. Lapan atau lembaga penerbangan dan Antariksa Nasional merupakan NASAnya indonesia, Read the rest of this entry »





PKL gw

9 09 2006
Workshop on
MODIS and Hyperspectral Data Analysis and the Applications


Teknologi Hiperspektral (hyperspectral technology) yang juga dikenal dengan Imaging Spectrometer, merupakan kelanjutan dari teknologi multispektral (multispectral). Teknologi ini berkembang sejak pemetaan mineral dengan pesawat udara di awal 1980-an. Aplikasi teknologi hiperspektral antara lain untuk identifikasi material, pengelolaan sumberdaya alam, pertanian seperti precision farming, eksplorasi mineral, pemantauan lingkungan, dan kehutanan.Sensor Hiperspektral memanfaatkan jumlah kanal yang jauh lebih banyak dari pada sensor multispektral dengan resolusi bandwidth yang lebih sempit. Contohnya, jika pada sensor multispektral seperti satelit Landsat-7 ETM memiliki 6 kanal dengan bandwidth tiap kanalnya sekitar 10 micrometer, maka sensor Hiperspektral seperti Hyperion memiliki 220 kanal dengan kisaran 10 nanometer.“Workshop on MODIS and Hyperspectral Data Analysis and the Applications” diselenggarakan atas kerjasama P3-TISDA dengan Tokyo University of Information Sciences (TUIS) dan Gifu University. Selain teknologi hiperspektral, data satelit MODIS dengan resolusi spektral medium serta aplikasinya juga akan dipresentasikan.




Nilai komdat neh…

14 08 2006